Foto-foto menarik dari balik layar Film Everest

Deretan foto-foto dibalil produksi Film Everest ini menyuguhkan proses syuting nya yang juga meyita fisik.

Bioskop Indonesia kini sedang diramaikan film Hollywood tentang pendakian gunung. Berbeda dengan 5cm (Rizal Mantovani, 2012) yang menggambarkan pendakian di puncak tertinggi Pulau Jawa, maka Everest menceritakan pendakian di puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest. Film Everest mengangkat kisah nyata sebuah tragedi pendakian yang terjadi pada tahun 1996. Read more

Tips Menjaga Keselamatan saat Berada di dalam Gua

Menjaga Keselamatan Saat Berada Di Dalam Gua- Beberapa waktu yang lalu warga di yogyakarta sempat di hebohkan dengan meninggalnya pengunjung di gua pindul. Korban yang ditemukan di bendungan banyumoto kawasan gua pindul tersebut memang meninggalkan duka yang mendalam khusunya keluarga yang di tinggalkan. Memasuki gua yang terhubung dengan sungai seperti di gua pindul memang cukup beresiko. Ketika musim hujan bisa saja banjir akan datang sewaktu-waktu, bisa-bisa sobat terjebak di dalamya. Untuk itu berikut saya berikut saya berikan beberapa tips untuk menjaga keselamatan saat berada di dalam gua.

Tips Menjaga Keselamatan Saat Berada Di Dalam Gua

  1. Jangan memasuki gua ketika musim hujan

Hal ini memang harus diperhatikan , karena ketika musim hujan volume air akan meningkat. Banjir bisa saja datang sewaktu-waktu dan memenuhi interior gua.

  1. Perhatikan material di dalam air

Apabila air di dalam gua tersebut mengandung lumpur maka aliran air tersebut berasal dari sungai permukaan. Sedangkan jika materialnya berupa serpihan kerikil mengindikasikan aliran air tersebut berasal dari resapan. Air hujan membutuhkan waktu 6-12 jam untuk meresap dan meningkatkan debit air di dalam gua. Namun jika berasal dari permukaan maka air di dalamgua akan cepat meluap.

  1. Kondisi Tubuh Yang Fit

Untuk berpetualang seperti menyusuri gua maka tubuh harus dalam kondisi yang prima. Jika kondisi tubuh kurang sehat jangan dipaksakan.

  1. Perhatikan Vegetasi di sekitar gua.

Jika disekitar gua masih dipenuhi pohon-pohon yang besar, maka air hujan akan terikat terlebih dahulu oleh sistem perakaran. Namun jika jika tidak banyak pohon air hujan akan cepat memasuki interior gua.

  1. Gunakanlah pakaian keselamatan yang benar

Memasuki gua tentu harus menggunakan pakaian keselamatan yang standar. Peralatan seperti helm, sepatu, alat penerangan juga jangan sampai ditinggalkan. Helm adalah peralatan yang wajib dipakai, jika tidak bisa-bisa kepala bocor akibat terkena stalagtit yang tajam.

Demikianlah kelima tips agar sobat bisa menjaga keselamatan ketika sedang berada di dalam gua. Dan semoga tidak ada korban lagi dari aktivitas caving atau susur gua. Jika sobat suka berpetualang seperti naik gunung, simak juga tips mendaki gunung.

 

SUMBER : SOBAT PETUALANG

7 Jurus P3K Saat Traveling

 

Kecelakaan kecil kadang terjadi saat perjalanan. Mimisan, kulit terkena panas, atau sekadar cegukan. Untuk mengobatinya, inilah Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dasar yang penting diketahui saat traveling.

Ada beberapa barang P3K yang penting dibawa saat traveling. Beberapa di antaranya adalah plester, krim atau kapas antiseptik, aspirin, lotion calamine, kapas steril, alkohol untuk luka luar, gunting, senter, dan penjepit.

Penting untuk mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan kalau Anda/teman seperjalanan mengalami kecelakaan ringan. Dari mimisan sampai serangan jantung, berikut hal-hal yang harus Anda lakukan:

 

  1. Mimisan

Jika Anda atau partner traveling mimisan, cobalah duduk. Perlahan, dongakkan kepala ke atas dan biarkan mulut Anda terbuka. Menggunakan tangan, jepit bagian bawah lubang hidung dan tahan sekitar 15 menit. Bernafaslah lewat mulut.

Longgarkan jepitan perjalan. Jangan pegang area hidung selain bagian bawah, dan tetaplah bernafas lewat mulut. Kalau 20 menit kemudian mimisan belum juga berhenti, coba cari pertolongan medis.

mimisan1

 

  1. Cegukan

Walaupun bukan penyakit yang fatal, cegukan kerap mengganggu para traveler. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat cegukan, cara dasar yang ampuh adalah menstimulasi diafragma sendiri.

Tarik nafas panjang dari hidung, tahan sekitar 5 detik, kemudian keluarkan perlahan dari mulut. Perbanyak minum air putih, namun jangan sekali tenggak. Minum sedikit demi sedikit dan telan pelan-pelan.

cegukan-alodokter

 

  1. Luka bakar kecil

Lepaskan segala hal yang menempel dengan luka bakar. Kalau lukanya di tangan maka lepaskan jam tangan, gelang, atau cincin. Kalau berada di bagian yang tertutup baju, coba lepas atau sobek di bagian luka bakar.

Basuh atau diamkan luka bakar di air dingin yang mengalir, sungai yang jernih misalnya, selama beberapa menit. Ambil kain, celupkan ke air dingin lalu kompres sampai sakitnya berkurang. Setelah itu, baru bersihkan luka bakar kecil dengan kain bersih, atau steril jika memungkinkan.

166519-0_663_382

 

  1. Luka bakar besar

Kalau pakaian terkena api, siramlah dengan air. Selimuti dengan selimut, dan tempatkan di tanah. Jangan coba-coba melepas baju atau pakaiannya yang mungkin sudah menempel dengan luka bakar.

Tutupi luka bakar yang tidak terkena pakaian dengan kain bersih/ steril untuk menutupi infeksi. Penting bagi Anda untuk tidak mengoleskan minyak, mentega, atau margarin (beberapa orang awam biasa melakukan ini). Jangan pula mengaplikasikan lotion apa pun pada luka.

luka

 

  1. Mabuk perjalanan

Mabuk biasanya disebabkan oleh gerakan konstan yang menstimulasi telinga bagian dalam. Untuk mencegahnya, mampirlah ke apotek sebelum melakukan perjalanan dan belilah obat anti mabuk. Produk-produk yang mengandung Antihistamines bisa mengatasi mabuk perjalanan kalau diminum satu jam sebelum berangkat.

Agar tidak pusing selama perjalanan, fokuskan padangan lurus ke depan. Jangan lihat benda-benda yang letaknya dekat, atau objek yang terus bergerak.

cara-mengatasi-mabuk-perjalanan-ketika-naik-mobil

  1. Kulit terbakar dan Melepuh

Kalau kulit terbakar sinar matahari, aplikasikan sunblock atau lotion calamine (seperti Caladine). Tutupi bagian yang terbakar dengan kain ringan seperti kaus atau pasmina.

Jika kulit mulai menggembung lalu melepuh, cara paling ampuh untuk menyembuhkannya adalah dengan membiarkannya saja. Jangan pegang apalagi memecahkan gelembung berisi air tersebut. Kalau pecah, kulit menjadi luka dan kemungkinan infeksi akan lebih parah.

kulit-melepuh

 

 

  1. Serangan jantung

Serangan jantung bisa disebabkan oleh kelelahan akibat panas, saat Anda atau teman terus-terusan berkeringat. Saat keringat itu berhenti sepenuhnya, tubuh akan menjadi kering dan sulit bernafas.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah meminta bantuan medis. Cari tahu nomor telepon rumah sakit terdekat dan panggil ambulans.

Yang terkena serangan jantung harus ada di tempat yang teduh dan rindang. Posisikan dirinya dalam keadaan duduk, kepala sedikit didongakkan ke atas. Ambil majalah/ buku dan kipas-kipas sampai temperatur tubuhnya kembali normal.

obat-herbal-serangan-jantung

 

SUMBER : Detik Travel

Cara Merawat Tas Carrier

Semua orang bilang mendaki gunung itu melelahkan. Namun, carrierlah sebenarnya yang paling capai. Dia yang menanggung semua peralatan pendakian kita, peralatan yang membuat kita dapat bertahan hidup di tengah pendakian. Peran penting carrier itulah yang membuat kita harus menjaga dan merawat carrier seperti pacar kita sendiri.

Meski sama-sama dipakai di punggung, carrier berbeda dari tas punggung sekolahan. Selain memang berbahan khusus, aksesoris carrier yang lebih banyak-mulai dari bantalan bahu, tali pinggang, tali dada, dan kantung atas-bahan carrier spesial dan dirancang lebih kuat agar tidak mudah jebol atau sobek.

Merawat carrier tak bisa sembarangan, berikut tipsnya.

1.Segera bongkar isi tas sepulang pendakian

Bersihkan tas dari semua material yang mungkin tertinggal didalamnya. Bisa dengan cara membalikkannya kearah bawah dan mengecek satu per satu kantung yang ada. Pastikan tidak ada yang tersisa didalam tas.

bering-60l-rd-back-800x800

 

2.Jangan sikat secara asal

Sikat dan bersihkan punggung atau badan carrier dengan kain bekas kaos atau sikat gigi yang dibasahkan dengan air untuk mengurangi friksi dengan badan carrier yang bisa merusak materi tas. Hindari menggunakan sikat gigi jika noda bisa dibersihkan dengan kain.

 

cara-merawat-tas-carrier-atau-tas-gunung

 

3.Menggunakan deterjen atau tidak?

Sediakan air secukupnya dalam ember, tanpa menggunakan sabun ataupun deterjen dan gosokkan kembali badan tas dengan kain tadi. Menyikat dengan sikat gigi hanya untuk bagian yang agak membandel saja. Lakukan dengan lembut dan ulangi hingga terlihat bersih.

Catatan : Saya tidak menyarankan untuk mencuci carrier setiap habis pakai dari suatu perjalanan, jika tidak terlalu kotor, lebih baik carrier diangin-anginkan saja sebelum di simpan.

 

daia-putih-700g

 

4.“(Carrier basah)” dan “(sinar matahari)” = Adalah musuh

Setelah semua kelihatan bersih, keringkan tas dengan cara diangin-anginkan, bisa digantung hingga kering ditempat yang tidak terkena panas matahari secara langsung agar warna tidak pudar. Dijemur di bawah panas matahari langsung boleh, asal tidak terlalu lama.

sun

 

 

5.Setelah kering, beri kapur barus

Untuk menghindari jamur, jangan menaruh carrier di tempat lembab, kita juga bisa memberinya kapur barus. Jamur bisa datang bila udara di dalam tas lembab. Jamur yang dibiarkan berada di tas tentu bisa merusak bahan tas, menjadi rapuh dan menyebabkan bau yang tidak sedap. Untuk mencegah itu semua, sebaiknya masukan kapur barus sebelum menyimpan carrier.

10767

 

6.Bungkus carrier dengan plastik

Setelah dicuci dan diberi kapur barus, simpan tas dengan membungkusnya menggunakan plastik. Pastikan plastik menutup seluruh permukaan tas, dan jangan biarkan ada bagian yang terbuka, untuk menghindari jamur maupun kemungkinan debu masuk.

carrier-centurion

7.Pastikan carrier tidak tertindih barang berat

Carrier yang telah dibungkus rapi dengan plastik sudah siap untuk disimpan di lemari. Hal yang harus diperhatikan saat menyimpan tas adalah jangan biarkan ada barang berat yang menimpanya. Barang berat yang menindih carrier bisa mengubah bentuk punggung tas, yang berfungsi sebagai penyanggah. Bentuk yang berubah bisa membuat beban di punggung semakin berat dan tidak nyaman lagi dipakai.

 

 

SUMBER : Phinemo

Apa sih My Trip My Adventure itu?

Apa Sih My Trip My Adventure Itu ? Sering kali kita mendengarkan kata My Trip My Adventure, tapi apakah sobat sendiri sudah mengatahui arti kata My Trip My Adventure itu sendiri? kata ini sudah lama muncul tentunya, sepengetahuan saya, kata ini mulai ngehits/tenar/populer semenjak ada acara yang ada di tv itu, salah satunya di kota saya Tulungagung, semenjak kedatangan acara My Trip My Adventure, wah langsung tenar dan ramai sekali, bersama Dion Wiyoko pembawa acaranya.

 

 

Perlu sobat ketahui, di Tulungagung banyak sekali tempat wisata, banyak juga wisata yang tersembunyi yang belum di explore, nah kemarin beberapa diantaranya yang masuk ke dalam acara My Trip My Adventure adalah : Gunung Budeg yang berada di campurdarat, air terjun alas kandung rejotangan, air terjun lawean sendang, pantai sanggar pucanglaban, goa lowo, Tebing banyu mulok, pantai brumbun, pantai coro. Setelah itu baru booming lah kata-kata my trip my adventure, dimana sedikit-sedikit ngetrip, sedikit-sedikit ngetrip.

 

10-pantai-terbaik-indonesia-untuk-nge-trip-versi-wisatawan11

Setelah acara ini selesai baru booming lah beberapa tempat wisata di tulungagung yang belum terekpose, beberapa diantaranya ada Ranukumbolo tulungagung, karena pemandangannya yang seperti ada di ranukumbolo, tepatnya di daerah waduh wonorejo, orang sekitar menyebutnya area jumok. Selain itu ada kedung tumpang pucanglaban, yang sampai sekarang masih hits dan populer, tidak hanya orang tulungagung saja yang ke kedung tumpang ini, banyak wisatawan dari luar kota yang jauh-jauh datang untuk mengunjungi dan menikmati keindahan dari kedung tumpang ini. Ada lagi namanya pantai kelinci, pantai lumbung, ada juga air terjun yang letaknya tidak jauh dari area wisata kedung tumpang pucanglaban tulungagung ini.

 

Wah panjang lebar jadi cerita wisata di lokasi saya, malah jadi lupa membahas Apa Sih My Trip My Adventure Itu? mumpung ingat, mari kita bahas, My Trip My Adventure jika kita terjemahkan ke dalam bahasa indonesia berarti perjalanan saya petualangan saya, jadi jika kita melakukan sebuah perjalanan, maka perjalanan itu adalah menjadi petualangan bagi kita, kita juga harus mengambil hikmah dari perjalanan yang menjadi petualangan itu, tentunya supaya bisa bisa berbenah diri dan merubah diri kita menjadi yang lebih baik lagi. Ingat yang paling penting dalam My Trip My Adventure, Nyampah (Buang sampah sembarangan) itu tidak asik, jadi bawalah sampahmu pulang.

 

 

Sumber : Blogger

Menyusun Perencanaan Kegiatan Penjelajahan

   Anda telah belajar kegiatan penjelajahan daerah pantai dan gunung. Sekarang, Anda akan belajar menjelajah daerah perbukitan. Pada dasarnya, penjelajahan daerah gunung dan perbukitan hampir sama. Coba Anda ingat kembali materi yang pernah dipelajari.

Satu hal yang perlu diingat oleh Anda atau kelompok Anda sebelum melakukan penjelajahan adalah membuat perencanaan yang matang. Dengan perencanaan yang matang, segala kemungkinan yang akan terjadi sudah dapat diantisipasi sebelumnya. Begitu pula dengan kegiatan penjelajahan perbukitan.

  1. Menyusun Rencana Penjelajahan

Perencanaan harus dilakukan sedini mungkin. Dalam merencanakan suatu penjelajahan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, yaitu sebagai berikut.

    -Menentukan lokasi penjelajahan

    -Menentukan waktu penjelajahan

    -Mengurus perizinan

    -Melakukan survei lokasi penjelajahan

    -Menyusun pendanaan

    -Mempersiapkan pengetahuan seputar lokas i dan t eknik penyelamatan

  1. Melakukan Persiapan Penjelajahan

Persiapan sebelum melakukan kegiatan  penjelajahan meliputi persiapan peserta, persiapan perlengkapan, dan penyusunan perlengkapan

    A.  Persiapan Peserta

Untuk menjadi seorang penjelajah perbukitan yang baik, diperlukan beberapa persyaratan berikut.

-Sikap mental

    Seorang penjelajah harus tabah dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan di alam terbuka. Selain itu penjelajah juga harus berani mengakui keterbatasan akan kemampuan yang dimilikinya.

 – Pengetahuan dan keterampilan

    Seorang penjelajah harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang baik, meliputi pengetahuan tentang medan, cuaca, teknik-teknik pendakian, pengetahuan tentang alat pendakian, dan sebagainya.

survey-dilakukan-untuk-menentukan-lokasi-penjelajahan

 -Kondisi fisik yang memadai

    Mendaki gunung termasuk olahraga yang berat sehingga memerlukan kondisi fisik yang baik. Berhasil atau tidaknya suatu penjelajahan bergantung pada kekuatan fisik. Untuk itu, agar kondisi fisik tetap baik dan siap, Anda harus selalu berlatih.

   -Etika

  Seorang penjelajah juga merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki kaidah-kaidah dan hukum-hukum yang berlaku yang harus dipegang teguh. Menjelajah perbukitan tanpa memikirkan keselamatan diri bukanlah sikap yang terpuji. Selain itu, Anda juga harus menghargai sikap dan pendapat masyarakat tentang kegiatan penjelajahan yang selama ini anda lakukan.

 

     B. Persiapan Perlengkapan

Seperti biasanya, perlengkapan yang harus dibawa adalah perlengkapan pribadi dan kelompok. Perlengkapan yang dibawa disesuaikan dengan lokasi yang akan dijelajah.

1)   Perlengkapan dasar perjalanan di antaranya sebagai berikut.

Perlengkapan jalan seperti sepatu, kaos kaki, celana, ikat pinggang, baju, topi, dan jas hujan.

    *Perlengkapan tidur, misalnya sleeping bag, tenda, dan matras.

    *Perlengkapan masak dan makan misalnya kompor, sendok, makanan, dan korek.

    *Perlengkapan pribadi seperti jarum, benang, obat pribadi, sikat, dan tisu.

    *Ransel

2)  Perlengkapan bantu, di antaranya sebagai berikut.

    -Kompas, senter, pisau pinggang, golok tebas, dan obat-obatan

    -Peta, busur derajat, pengaris, dan pensil

    -Alat komunikasi (handy talky), survival kit, GPS, dan telepon seluler

    -Jam tangan

berbagai-perlengkapan-untuk-penjelajahan

 

 

 

      C. Packing atau Menyusun Perlengkapan ke Dalam Ransel

Menyusun perlengkapan juga harus mengikuti petunjuk yang benar. Hal tersebut dapat memudahkan kita apabila suatu saat akan mengambil perlengkapan yang dibutuhkan. Berikut ini petunjuk melakukan packing.

      1.Kelompokkan barang-barang sesuai dengan jenisnya.

      2.Masukkan ke dalam kantong plastik.

      3.Letakkan barang-barang yang ringan dan jarang penggunaannya pada bagian yang paling dalam.

     4.Barang-barang yang sering digunakan dan penting diletakkan sedekat mungkin dengan tubuh agar mudah diambil.

     5.Tempatkan barang-barang yang lebih berat setinggi dan sedekat mungkin dengan badan atau punggung.

    6.Buat checklist untuk mengecek kelengkapan barang-barang tersebut.

 

 

SUMBER : LB(Latar Belakang)

Belum Tau Manfaat Berpetualang?

12 Tips yang Wajib Kamu Perhatikan Sebelum Berangkat Traveling Sendirian

 

Ngebolang alias traveling sendirian itu memang menyenangkan. Kamu gak harus berkompromi mengikuti kemauan siapa-siapa, dan bebas menentukan ke mana kamu akan melangkah. Meski sendirian, traveling solo juga gak identik dengan kesepian, kok. Justru karena sedang sendirian inilah kamu bisa fokus mengenal teman-teman baru di perjalananan alih-alih nempel terus sama teman satu gengmu. Selain itu, ada sejumlah alasan lain yang pernah Hipwee tulis sebelumnya.

1. Sebelum meninggalkan rumah, wajib hukumnya meriset harga tiket, pilihan penginapan, jam operasional transportasi umum, serta detil seperti tempat rawan kejahatan dan modus pencopetan.

plan-road-trip-australia-750x562

Lakukan riset terlebih dulu tentang semuanya: harga tiket menuju ke tempat tujuanmu, akomodasi, tarif dan jam operasional transportasi umum di sana, rute dan harga tiket masuk tempat wisata—pokoknya semuanya. Berterimakasihlah pada teknologi internet, karena menelusuri blog-blog traveler untuk menemukan acuan jadi lebih mudah.

Kamu juga bisa melemparkan pertanyaan ke forum yang relevan, misalnya ke forum backpacker. Atau, jika kamu punya teman yang pernah mengunjungi destinasi liburanmu, jangan ragu buat bertanya pada mereka.

2. Buatlah anggaran serta rencana perjalanan selengkap mungkin, dengan perkiraan waktu perjalanan dan uang yang perlu kamu sisihkan.

coretan-laptop

Anggaran dan rencana perjalanan adalah panduanmu selama perjalanan berlangsung. Ingat, lho, kamu sendirian, jadi gak mungkin kamu tanya, “Habis ini kita ke mana, ya?” Dalam panduanmu itu, pastikan kamu sudah mendetilkan rencana perjalanan dari awal bangun pagi hingga kembali lagi ke penginapan. Rencanakan, mau naik apa untuk pindah dari destinasi wisata yang satu ke destinasi yang lainnya? Berapa uang yang harus disisihkan untuk makan?

Namanya panduan, tentu gak wajib kamu jalani seratus persen. Asyik juga bukan jika kamu menemukan hal seru yang gak terduga selama di jalan, atau diajak orang lokal berkunjung ke rumahnya? Tapi setidaknya, jika sudah punya panduan mau ke mana hari itu, kamu akan selalu punya pilihan mau melangkahkan kaki ke mana setelah satu destinasi wisata habis kamu jelajahi.

3. Belajar cara packing seringan mungkin. Ingat, tidak akan ada yang membantu membawa barang bawaanmu.

prepare

Sebagai backpacker solo, mau gak mau kamu mesti menenteng semua barangmu sendirian, terutama saat bergerak dari dan menuju tempat menginap maupun berpindah kota. Nah, mempraktekkan untuk membawa beban seringan mungkin ini memang gampang-gampang susah.

Seringkali kamu tergoda buat membawa barang-barang yang sebenarnya gak diperlukan, sehingga berakhir dengan bawaan yang kebanyakan. Beban yang ringan membuat kamu gampang bermanuver dari satu tempat ke tempat lain. Jumlah bawaan memang tergantung dari lamanya perjalananmu, tapi hindari membawa stok pakaian untuk lebih dari seminggu.

Toh bisa kamu cuci, ‘kan? Membawa beban yang ringan juga membuatmu gak terlalu tampak seperti turis yang mudah jadi target penipuan.

4. Mumpung sendirian, saatnya mencoba traveling ala Couchsurfing dan memperluas jejaring dengan numpang di tempat orang.

sleeping

Couchsurfing adalah situs jejaring di mana kamu bisa menemukan sesama traveler dari berbagai belahan dunia yang menyediakan rumahnya sebagai tempat singgah traveler lain. Lewat Couchsurfing, kamu bisa berinteraksi langsung dengan warga lokal sekaligus mendapatkan tempat menginap gratis. Malah, kalau si tuan rumah lagi gak sibuk, kamu berkesempatan untuk diajak jalan-jalan dengan tour guide terpercaya, yaitu mereka sendiri.

Jangan khawatir, Couchsurfing ini termasuk sangat aman kok. Sebelum menentukan kamu mau menginap di mana, kamu bisa mengecek testimoni-testimoni orang lain yang pernah mampir di rumah mereka. Kamu juga bisa menggunakan Couchsurfing untuk liburan ke mana saja, tidak harus ke luar negeri. Banyak juga Couchsurfer sesama orang Indonesia yang akan bersedia menampungmu. Saat traveling sendirian, berjejaring ala Couchsurfing ini bisa jadi andalan.

Selain kamu gak makan tempat karena cuma sendiri, kamu juga bisa lebih intim dalam berinteraksi. Coba kalau kamu datang berombongan, belum tentu kamu diterima buat singgah di rumah orang, bisa tekor tuan rumahnya. Selain Couchsurfing, sebagian anggota forum komunitas backpacker lokal juga biasanya mau menyediakan tempat singgah buatmu.

5. Baiklah kalau kamu tak mau menumpang di tempat orang. Kalau begitu, temukan penginapan ala hostel yang punya ruang bersama.

east

Kamu akan sulit menemukan sesama solo traveler jika tinggal di hotel yang privat. Coba aja pilih hostel yang menyediakan dorm, homogen maupun campur, yang lengkap dengan ruang komunal seperti dapur maupun ruang rekreasi.

Di sanalah kamu akan menemukan sesama traveler yang bisa diajak kenalan dan berbagi cerita. Siapa tahu, kamu menemukan teman yang satu tujuan sehingga bisa dijadikan rekan perjalanan untuk sementara?

6. Usahakan kamu sampai ke kota tujuanmu di siang hari. Dengan ini, mencari penginapan akan lebih mudah — keliling kota pun lebih aman.

arived

Dengan sampai di saat hari terang, kerepotan-kerepotan yang kadang gak diperlukan bisa dihindari. Misalnya, kamu gak repot cari angkutan umum untuk menuju tempat kamu menginap.

Resepsionis penginapan juga pasti buka, jadi kamu gak perlu terpaksa tidur di stasiun atau terminal. Atau, jika kamu dijemput dan numpang di tempat orang, setidaknya kamu bisa menghindari rasa gak enak seperti bila kamu sampai larut malam atau dini hari.

Selain itu, kamu juga bisa mengakali penginapan dengan tidur selama perjalanan di malam hari dan sampai esok harinya. Kota asing yang baru pertama kali kamu singgahi juga terlihat lebih aman di siang hari.

7. Sebelum sampai ke kota tujuan, bikin peta kecil berisi jalan menuju penginapan agar kamu gak terlihat celingukan di tempat asing.

z

Sesampainya di kota tujuan, hindari terlihat celingukan kayak turis di tempat asing. Bertindaklah layaknya warga lokal yang udah mengenal medan. Hindari membuka peta yang lebarnya segede gaban atau kitab tebal Lonely Planet yang kamu beli mahal-mahal di toko buku terkenal.

Aplikasi map di smartphonemu bisa dipakai sebagai penunjuk arah. Atau, persiapkan beberapa peta kecil sederhana di secarik kertas notes yang masing-masing menunjukkan arah menuju penginapan maupun tempat-tempat wisata yang akan kamu tuju. Hal ini membuat kamu gak tampak mencolok, terutama kalau kamu sedang berjalan kaki.

8. Pisahkan uang tunai dan kartu ATM kamu. Sediakan softcopy dan hardcopy dari dokumen-dokumen pentingmu.

sisahkan-uang

Selama jalan-jalan, simpan uang tunai dan kartu debit atau kredit—kalau punya lebih dari satu—di tempat yang berbeda, misalnya sembunyikan di sabuk atau kaos kaki. Tinggalkan juga sejumlah uang tunai dan kartu ATM cadangan di dalam tas yang kamu tinggal di loker penginapan.

Seandainya dompetmu hilang atau kecopetan, kamu gak terlalu panik karena punya cadangannya. Penting juga buat punya softcopy dan hardcopy dari surat-surat penting, seperti paspor, KTP dan tanda pengenal lainnya. Simpan sebagian hardcopy di keril, dan unggah softcopy ke cloud biar bisa kamu akses dari mana saja.

9. Catat nomor telepon penting dari kota yang kamu kunjungi. Simpan pula nomor telepon orang-orang terdekat sebagai kontak darurat.

handphone

Penting banget buat mencatat nomor-nomor telepon penting kota yang kamu singgahi, terutama tempat menginap, polisi dan rumah sakit. Dan jangan cuma dicatat di HP aja, catat juga di secarik kertas. Catat juga nomor telepon orang-orang terdekat lalu simpan di dompet, tas, dan sakumu.

Secarik kertas ini bisa sangat berguna jika terjadi sesuatu sama kamu, misalnya tiba-tiba pingsan atau kecelakaan, biar orang yang menolongmu bisa langsung mengabari mereka. “Ya, semoga saja kamu gak pernah mengalami kejadian seperti itu. Tapi antisipasi sebelum kejadian juga gak ada salahnya, ‘kan?”

10. Saat traveling sendirian, jadi banci sosmed justru sangat disarankan. Bukan untuk pamer, namun untuk memberi petunjuk pada keluargamu seandainya terjadi sesuatu padamu.

berkabar

Lakukan live tweet atau update status di jejaring sosial semua kegiatanmu selama melakukan solo traveling, kalo perlu disertai lokasinya. Bukannya buat pamer, tapi kalo terjadi apa-apa sama kamu atau tiba-tiba kamu gak bisa dihubungi, orang-orang terdekatmu tahu ke mana mereka mesti mulai mencari. Sekali lagi, bukan berarti traveling sendirian itu berbahaya.

Ini adalah antisipasi demi kenyamananmu bepergian sendiri. Kalau menurutmu cara itu terlalu mencolok, setidaknya kabari mereka lewat pesan singkat. Bahkan, kamu juga disarankan untuk mengirimkan detil itinerary perjalananmu pada mereka. Jadi, posisimu bisa selalu terpantau.

11. Penting bagimu untuk selalu mengingat momen ini. Jangan cuma mengambil foto pemandangan, lawan rasa gengsimu dan selfie-lah sesekali.

moment-2  moment-3

Keluarga dan teman-temanmu pasti lebih suka melihat foto liburan yang tampak kamunya. Jadi, selain mengambil banyak foto pemandangan, landmark, dan tempat-tempat wisata, gak ada salahnya berfoto selfie sesekali. Toh, gak ada yang bakal fotoin kamu kalo bukan kamu sendiri, ‘kan?

12. Kamu akan bertemu orang-orang baik di perjalanan. Namun, dirimu tetaplah satu-satunya orang yang bisa kamu andalkan. Ikuti naluri — tetap hati-hati. Semoga perjalananmu lancar.

moment-7

moment-8

Traveling sendirian itu punya banyak arti. Jika sebelumnya kamu terbiasa mengandalkan orang lain selama traveling, inilah saatnya kamu berusaha sendiri. Selain belajar menaklukkan diri sendiri, kamu juga belajar mendengarkan naluri. Sebagian besar orang tentu berniat baik padamu. Tapi, jangan gampang percaya sama orang lain.

Satu-satunya yang bisa kamu percaya adalah dirimu sendiri. Makanya, mendengarkan nalurimu itu penting. Ketika sesuatu terasa gak beres, sebaiknya segera menghindar dan pergi dari sana.

Nah, dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa traveling sendirian secara aman dan nyaman. Gak ada yang perlu ditakutkan dengan traveling sendirian. Begitu kamu mencobanya, kamu akan ketagihan.

 

 

Sumber : Hipwee

Banjir dari Danau Glasial Ancam Kehidupan Manusia di Everest

Banjir dari Danau Imja –danau glasial– mengintai pemukiman di hilir dekat Gunung Everest. Jalur pendakian dan jembatan juga diperkirakan akan terkena dampaknya.

Guna mengurangi bahaya akibat banjir dari danau glasial yang berada di ketinggian hampir 5.000 m (16,400 feet), maka pemerintah Nepal mengambil langkah untuk mengeringkan air di dalamnya sedikit demi sedikit. Upaya tersebut dilakukan sejak 6 bulan lalu.

Proses tersebut berjalan lancar, tentara Nepal mengatakan telah selesai menguras danau glasial yang berbahaya di dekat Gunung Everest. Pengeringan air dilakukan hingga ke tingkat aman.

“Danau yang semula sedalam 149 m kini memiliki tingkat air yang sudah turun 3,4 meter setelah beberapa bulan tim bekerja keras.

Imja adalah salah satu dari ribuan danau glasial di Himalaya.

everest-gunung

Banyak danau cepat penuh bahkan meluap karena pencairan gletser akibat meningkatnya suhu global. Gempa tahun lalu di Nepal juga dikhawatirkan telah membuat tak stabil kondisi Danau Imja.

Militer mengatakan proyek untuk membuat ketinggian air dalam batas aman adalah proyek drainase tertinggi dari jenisnya. Mengerahkan personel gabungan antara tentara dan Sherpa selama enam bulan, untuk membangun outlet yang digunakan untuk mengalirkan air secara bertahap.

Setelah outlet dibangun, hampir 4 meter kubik air dialirkan ke luar. Proses itu memakan waktu dua bulan. Top Khatri, manajer proyek yang bekerja sama dengan Departemen Hidrologi dan Meteorologi Nepal mengatakan kepada BBC, proses tersebut nantinya juga akan diterapkan pada danau lain.

“Ini adalah proyek percontohan yang kami selesaikan tanpa insiden kemalangan, dan sekarang model ini akan direplikasi untuk mengurangi risiko di danau glasial lain juga.

Proyek ini juga menantang karena medannya bersalju tebal. Selain itu ada potensi bahaya bekerja di ketinggian. Para pejabat mengungkapkan bahwa tim hanya bisa bekerja dengan aman selama beberapa jam setiap hari.

“Kami mengalami stress dan kelelahan karena dalam tingkat beragam, kami bekerja pada medan yang tinggi dan lokasi yang ekstrem.

“Pada awalnya, beberapa orang harus diungsikan karena mereka menderita sakit akibat tak biasa bekerja di daerah tinggi, tetapi secara bertahap kita semua beradaptasi dengan tempat ini.”

Dana US$ 3 juta

Pengeringan danau adalah bagian dari proyek PBB untuk membantu Nepal terkait dampak perubahan iklim. PBB menyediakan dana hampir US$ 3 juta untuk menurunkan kadar air danau glasial. Selain itu, sistem peringatan dini juga telah dipasang untuk masyarakat hilir.

Namun banyak Sherpa lokal merasa terlalu banyak perhatian telah diberikan kepada Imja. Laporan media membuat panik penduduk setempat, sedangkan risiko serupa dari danau glasial lain diabaikan oleh pejabat.

 

 

Sumber : Liputan6.com , Nepal